Kode
etik profesi Informatikawan merupakan bagian dari etika profesi. Kode etik
profesi merupakan lanjutan dari norma-norma yang lebih umum yang telah dibahas
dan dirumuskan dalam etika profesi. Kode etik ini lebih memperjelas,mempertegas
dan merinci norma-norma ke bentuk yang lebih sempurna walaupun sebenarnya
norma-norma terebut sudah tersirat dalam etika profesi. Dengan demikian kode
etik profesi adalah sistem norma atau aturan yang ditulis secara jelas dan
tegas serta terperinci tentang apa yang baik dan tidak baik, apa yang benar dan
apa yang salah dan perbuatan apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan
oleh seorang profesional. Tujuan utama dari kode etik adalah memberi pelayanan
khusus dalam masyarakat tanpa mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok.
Pengertian Database Administrator
Database Administrator adalah seseorang yang bekerja dalam memanage sebuah database dalam jaringan komputer. Peran Database Administrator adalah untuk merancang, memasang, mengelola, dan perusahaan mengoptimalkan server dan komponen terkait untuk mencapai kinerja yang tinggi dari berbagai aplikasi bisnis yang didukung oleh tuning server yang diperlukan. Ini termasuk memastikan ketersediaan aplikasi client / server, mengkonfigurasi semua implementasi baru, dan mengembangkan proses dan prosedur untuk manajemen berkelanjutan lingkungan server. Mana yang berlaku, Administrator Server akan membantu dalam mengawasi keamanan fisik, integritas, dan keamanan dari server. Database administrator bertanggungjawab terhadap performance, integeritas, dan keamanan dari database. Peran tambahan yang diperlukan kemungkinan besar termasuk perencanaan, pembangunan (development), troubleshooting.
Profesi Database Administrator (DBA) terkait erat
dengan programmer dan system analyst. Seorang DBA biasanya pernah menjadi
seorang programmer tetapi pekerjaannya lebih sering berkaitan dengan database.
Perbedaannya dengan database application programmer adalah seorang DBA memiliki
keahlian lebih mendalam dalam hal desain, optimasi dan manajemen RDBMS (Relational
Database Managemant System) tertentu seperti Oracle, SQL Server, MySQL dll.
Tentunya penguasaan terhadap SQL (Structured Query Language) mutlak diperlukan.
DBA harus memiliki keahlian menterjemahkan requirement proses bisnis ke
obyek-obyek dalam database seperti tabel, query\view dan stored procedure
disamping keahliannya dalam optimasi database seperti tuning, indexing, clustering,
backup data,dll.
Salah satu tugas sehari-hari seorang DBA adalah
memaintain database baik produksi, backup maupun development dalam perusahaan
yang membutuhkan aplikasi database berskala besar untuk operasionalnya
sehari-hari. Karena itu selain hal-hal yang berhubungan dengan software,
seorang DBA juga perlu memahami beberapa hal tentang hardware seperti teknologi
server, storage devices dll agar dapat merekomendasikan database yang optimal.
Pengetahuan tentang server clustering, storage array network (SAN), RAID,
backup devices dan optimalisasinya merupakan keahlian unik seorang DBA.
Untuk dapat
melaksanakan tugasnya dengan baik, seorang DBA harus memiliki kemampuan sebagai
berikut :
- Memiliki pengetahuan mengenai database yang digunakan, termasuk juga tools dan utilities-nya.
- Memiliki pemahaman mengenai design database
- Memiliki kemampuan tuning dan monitoring terhadap database
- Memiliki kemampuan backup dan recovery
- Memiliki pengetahuan mengenai security management
- Kemampuan dasar seorang IT-Pro harus dimilki
- Kemampuan komunikasi, teamwork, dan negosiasi
- Kemampuan problem-solving dan analytical yang bagus
- Familiar dengan bahasa manipulasi utama dan prinsip dari perancangandatabase
- Fleksibilitas dan adaptabilitas
- Kemampuan organisasional yang bagus
- Mampu untuk bekerja dibawah tekanan pada deadline yang sempit
- Business awareness dan mengerti keperluan bisnis dari IT
- Kemauan untuk tetap up to date dengan perkembangan teknologi baru
- Komitmen untuk melanjutkan professional development
- Mengerti perundang-undangan informasi, contoh Data Protection Act
Etika Profesi Database
Administrator
- Menjaga rahasia database dimana tempat kita bekerja
- Apabila kita berhenti dari suatu perusahaan, dan masuk ke perusahaan lain kita tidak boleh membocorkan rahasia dari perusahaan lama
Hal ini yang harus di jaga atau kode etik dari sebuah
profesi seorang DBA.agar kerahasiaan sebuah data dapat terjamin dengan
baik.walaupun contoh di atas tidak bisa memberi keamanan 100% karna banyak para
peretas (cracking) yang mencoba menembus keamanan dari sebuah system
database.ini yang juga harus di perhatikan agar tidak mudah dalam memasuki
sebuah management system databases.
Caranya yang baik agar sebuah system dapat menghalau
dari serangan-serangan cracking dll. Dengan mengunakan antivirus yang selalu di
update agar ketahanan system dapat terjaga baik.juga menjaga keamanan
management system dengan memberikan hak akses yang di bagi-bagikan khusus agar
tidak mudah masuk begitu saja ke tempat file-file yang penting dari sebuah
management system database.
sumber : http://mysilentpage.blogspot.com/2011/06/profesi-database-administrator.html
http://ridhoglukosa.blogspot.com/2013/05/normal-0-false-false-false.html