Java Community Process (JCP) Program Management Office (PMO) sangat tertarik untuk mengumumkan upgrade ke jcp.org baru-baru ini meluncurkan situs web. Setelah web rumah masyarakat benar-benar dirombak dan dirilis pada bulan Juni 2009, bekerja terus di belakang layar untuk menambah, meningkatkan, dan memperbaiki fungsi dan kegunaannya. Anggota PMO berfungsi sebagai tim proyek untuk mendefinisikan dan menyelesaikan pekerjaan.
Program yang JCP komunitas pengguna telah membantu dalam memberikan umpan balik pada situs web. Banyak fitur baru dan perbaikan bug pada awalnya diusulkan atau diidentifikasi oleh pengguna. Beberapa implementasi tersebut akan segera jelas. Sebagai contoh, semua wiki dan papan sekarang mencakup satu cara bagi pengguna untuk memberikan pendapat mereka yang cepat konten dengan menghadiahi setiap item dengan nilai, dengan memilih jumlah bintang tertentu. Selain itu, semua papan diskusi publik dan wiki termasuk RSS tombol untuk memungkinkan pengguna untuk berlangganan pembaruan konten. Karena pengaturan keamanan dan persyaratan browser, RSS feed fitur ini hanya bekerja jika SSL diaktifkan. Misalnya, fitur RSS melakukan kerja dengan Firefox.
Berbagai bug telah diperbaiki dan navigasi juga telah diperbarui untuk mengatur informasi yang tersedia. Ini adalah langkah inkremental lain sepanjang perjalanan untuk meningkatkan jcp.org. Dalam bulan-bulan mendatang, sebagai masyarakat terus menyarankan perubahan dan perangkat tambahan, upaya akan terus memperbaiki situs. Semua umpan menyimpan program dan JCP jcp.org bergerak maju dan ke atas.
Virtual Machine
Virtual machine (VM) adalah suatu environment, biasanya sebuah program atau system operasi, yang tidak ada secara fisik tetapi dijalankan dalam environment lain. Dalam konteks ini, VM disebut “guest” sementara environment yang menjalankannya disebut “host”. Ide dasar dari virtual machine adalah mengabtraksi perangkat keras dari satu komputer (CPU, memori, disk, dst) ke beberapa environment eksekusi, sehingga menciptakan illusi bahwa masing-masing environment menjalankan komputernya [terpisah] sendiri.VM muncul karena adanya keinginan untuk menjalankan banyak sistem operasi pada satu komputer.Teknologi virtual machine memiliki banyak kegunaan seperti memungkinkan konsolidasi perangkat keras, memudahkan recovery sistem, dan menjalankan perangkat lunak terdahulu. Salah satu penerapan penting dari teknologi VM adalah integrasi lintas platform. Beberapa penerapan lainnya yang penting adalah:
• Konsolidasi server.
Jika beberapa server menjalankan aplikasi yang hanya memakan sedikit sumber daya, VM dapat digunakan untuk menggabungkan aplikasi-aplikasi tersebut sehingga berjalan pada satu server saja, walaupun aplikasi tersebut memerlukan sistem operasi yang berbeda-beda.
• Otomasi dan konsolidasi lingkungan pengembangan dan testing.
Setiap VM dapat berperan sebagai lingkungan yang berbeda, ini memudahkan pengembang sehingga tidak perlu menyediakan lingkungan tersebut secara fisik.
• Menjalankan perangkat lunak terdahulu.
Sistem operasi dan perangkat lunak terdahulu dapat dijalankan pada sistem yang lebih baru.
• Memudahkan recovery sistem.
Solusi virtualisasi dapat dipakai untuk rencana recovery sistem yang memerlukan portabilitas dan fleksibilitas antar platform.
• Demonstrasi perangkat lunak.
Dengan teknologi VM, sistem operasi yang bersih dan konfigurasinya dapat disediakan secara cepat.
Kelebihan Virtual Machine (VM)
Teknologi VM memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
• Hal keamanan.
VM memiliki perlindungan yang lengkap pada berbagai sistem sumber daya, yaitu dengan meniadakan pembagian sumber daya secara langsung, sehingga tidak ada masalah proteksi dalam VM. Sistem VM adalah kendaraan yang sempurna untuk penelitian dan pengembangan sistem operasi. Dengan VM, jika terdapat suatu perubahan pada satu bagian dari mesin, maka dijamin tidak akan mengubah komponen lainnya.
• Memungkinkan untuk mendefinisikan suatu jaringan dari Virtual Machine (VM).
Tiap-tiap bagian mengirim informasi melalui jaringan komunikasi virtual. Sekali lagi, jaringan dimodelkan setelah komunikasi fisik jaringan diimplementasikan pada perangkat lunak.
Kekurangan Virtual Machine (VM)
Beberapa kesulitan utama dari konsep VM, diantaranya adalah:
• Sistem penyimpanan.
Sebagai contoh kesulitan dalam sistem penyimpanan adalah sebagai berikut: Andaikan kita mempunyai suatu mesin yang memiliki 3 disk drive namun ingin mendukung 7 VM. Keadaan ini jelas tidak memungkinkan bagi kita untuk dapat mengalokasikan setiap disk drive untuk tiap VM, karena perangkat lunak untuk mesin virtual sendiri akan membutuhkan ruang disk secara substansial untuk menyediakan memori virtual dan spooling. Solusinya adalah dengan menyediakan disk virtual atau yang dikenal pula dengan minidisk, dimana ukuran daya penyimpanannya identik dengan ukuran sebenarnya. Dengan demikian, pendekatan VM juga menyediakan sebuah antarmuka yang identik dengan perangkat keras yang mendasari.
• Pengimplementasian sulit.
Meski konsep VM cukup baik, namun VM sulit diimplementasikan.
sumber : http://uriflabamba.blogspot.com/2009/12/proses-komunitas-java-java-community.html
Monday, November 24, 2014
kolaborasi antarmuka otomotif multimedia
Kolaborasi
antarmuka otomotif multimedia adalah sebuah organisasi yang dibentuk untuk
menciptakan standarisasi dunia yang digunakan dalam mengatur bagaimana sebuah
perangkat elektronik dapat bekerja. Contoh Komputer dan alat komunikasi
kendaraan atau computer dan radio dalam mobil. Satiap alat elektronik itu harus
dapat bekerja dengan selaras sehingga kendaraan dapat lebih handal.Setiap
perangkat elektronik yang dipasang belum tentu cocok dengan setiap kendaraan.
Perangkat elektronik atau multimedia bisa saja mengganggu system keselamatan
dan system-sistem lain di dalam kendaraan. Itulah kenapa perlu dibentuk
standarisasi kolaborasi antarmuka multimedia.
Automotive
Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) menyatakan bahwa akan menggandeng
teknologi Open Service Gateway Initiative (OSGi) sebagai framework untuk
platform sofware yang dibangun untuk informasi mobile dan sistem entertainment.
Dalam kombinasi’a, AMI-C dan framework OSGi akan menyediakan satu platform
software yang umum dan pasar yang terbuka untuk penyedia aplikasi atomotif
berbasis wireless. Untuk pengguna, platform umum tersebut akan menyediakan
pilihan software aplikasi yang luas.
1. Bagaimana
Fungsional Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia (AMIC) Telematika
Automotive
Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) adalah mengembangkan dan
standarisasi yang umum multimedia dan telematika otomotif untuk kendaraan
antarmuka jaringan komunikasi.
Tujuan
utamanya adalah untuk:
Menyediakan interface standar untuk memungkinkan pengendara mobil untuk
menggunakan berbagai media, komputer dan perangkat komunikasi - dari sistem
navigasi dan hands-free telepon selular, melalui manusia maju / mesin sistem
antarmuka, termasuk pengenalan suara dan sintesis, untuk dipersembahkan
komunikasi jarak dekat ( DSRC) sistem untuk kendaraan untuk infrastruktur
komunikasi dan sistem mobil seperti airbag, pintu kunci dan diagnostik input /
output.
Meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan sistem elektronik
kendaraan.
Memotong biaya keseluruhan informasi kendaraan dan peralatan
hiburan dengan meningkatkan ukuran pasar yang efektif dan memperpendek waktu
pengembangan - industri otomotif efektif terdiri dari banyak pasar yang kecil
karena setiap platform kendaraan sering mengandung berbagai adat-mengembangkan
komponen dan platform yang khas hanya sekitar 50.000 unit.
Menawarkan standar terbuka dan spesifikasi untuk informasi interface
dalam kendaraan dan antara kendaraan dan dunia luar.
2.
Struktural Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia
Automotive
Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) mengatakan akan menjadi tuan rumah tiga
update internasional briefing untuk menjadi pemasok otomotif, komputer dan
teknologi tinggi industri elektronik. Briefing akan diadakan 23 Februari di
Frankfurt, Jerman; Februari 29 di Tokyo; dan Maret 9 di Detroit.
“AMIC telah
membuat suatu kemajuan yang signifikan dalam satu tahun terakhir ini dalam
menyelesaikan struktur organisasi dan mencapai kesepakatan mengenai persyaratan
yang diperlukan untuk hardware dan software baik di masa depan mobil dan truk,”
Jurubicara AMIC Dave Acton berkata, “Dan sekarang sudah saatnya bagi kita untuk
bertemu dengan pemasok dan mereka yang tertarik untuk menjadi pemasok untuk
memastikan kami pindah ke tahap berikutnya pembangunan kita bersama-sama. “
Acton
menekankan bahwa AMIC terbuka untuk semua pemasok yang tertarik bisnis
elektronik. AMIC dibentuk pada bulan September l998 dan saat ini dipimpin oleh
12 produsen otomotif dan anak perusahaan yang meliputi: BMW, DaimlerChrysler,
Ford, Fiat, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA / Peugeot-Citroen,
Renault, Toyota, dan VW. Seorang juru bicara mengatakan kelompok AMIC berencana
untuk mendirikan sebuah kantor di San Francisco di masa depan
Open Service Gateway Initiative (OSGi)
Open Service
Gateway Initiative (OSGi)
Open Service
Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan aplikasi interoperability
berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi merupakan system modul
dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal Middleware. Teknologi OSGi
menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk
pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software.
Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan peralatan yang
menggunakan platform Java dengan sangat hebat. Teknologi OSGi mengadopsi
keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya pengembangan
karena teknologi OSGi menyediakan subsistem komponen yang terintegrasi dari
pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga mengurangi biaya perawatan dan
memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan unik karena jaringan dapat
digunakan untuk update secara dinamik dan mengirimkan service dan aplikasi di
lapangan.
OSGi ARSITEKTUR
OSGi adalah sebuah set spesifikasi yang mendefinisikan sebuah komponen system dinamik untuk Java. Spesifikasi ini memungkinkan sebuah model pengembangan dimana aplikasi (secara dinamik) terdiri dari berbagai komponen yang berbeda. Spesifikasi OSGi memungkinkan komponen-komponennya untuk menyembunyikan implementasinya dari komponen lainnya ketika berkomunikasi melalui services dimana biasanya ketika hal ini berlangsung implementasi antar komponen dapat terlihat jelas. Model yang simple ini telah jauh mencapai efek dari segala aspek dari proses pengembangan software.
Lapisan OSGi
Definisi
a. Bundles :bundles adalah komponen OSGi yang dibuat oleh pengembang/developer.
b.
Services :lapisan
service menghubungkan bundles dalam sebuah jalan dinamik dengan menawarkan
model publish-find-bind untuk objek Java yang lama.
c. Life
Cycle :API
untuk menginstall, memulai, menghentikan, update dan menguninstall bundles.
d.
Modules :lapisan
yang menjelaskan bagaimana bundles dapat mengimport dan mengexport kode.
e.
Security :
Lapisan yang memegang aspek keamanan.
f. Execution Environment : menjelaskan class dan method apa yang ada di platform.
manajemen data telematika
Manajemen
data menurut DAMA (Demand Assigned Multiple Access), adalah
pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang
secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu
perusahaan. Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani
siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan
telematika.
Didalam
manajemen data telematika ini, di bagi-bagi menjadi 3,kategori yaitu :
1. Manajemen
data sisi klien
2. Manajemen
data sisi server
3. Manajemen
data base sistem perangkat bergerak
Client-Server
Client-Server
merupakan sebuah kemampuan dan layanan komputer untuk meminta request dan
menjawab request data ke komputer lain. Setiap instance dari komputer yang
meminta layanan / request disebut sebagai client dan setiap instance yang
menyediakan/memberikan layanan atau menjawab request disebut server. Data yang
diminta oleh client diambil dari database pada sisi server (server side) yang
sering disebut database server.
Client
server diaplikasikan pada aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi
beban proses loading antara client dan server. Pada awalnya pengertian client
server adalah sebuah sistem yang saling berhubungan dalam sebuah jaringan yang
memiliki dua komponen utama yang satu berfungsi sebagai client dan satunya lagi
sebagai server atau biasa disebut 2-Tier. Ada beberapa pengertian lagi tentang
client-server ini, tetapi pada intinya client server adalah desain sebuah
aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika
mengakses server dalam suatu jaringan.
Karakteristik Client-Server
Berikut
merupakan karakteristik dari client-server :
- Service
Untuk
menyediakan layanan terpisah yang berbeda
- Shared
resource
Server dapat
melayani beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan resource
.
- Asymmetrical
Protocol
Antara
client dan server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi
dengan mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client.
Kondisi tersebut juga memungkinkan komunikasi callback.
- Transparency
Location
Proses
server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses
client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client.
- Mix-and-match
Tidak
tergantung pada platform
- Message-based-exchange
Antara
client dan server berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message.
- Encapsulation
of service
Message
memberitahu server apa yang akan dikerjakan.
- Scalability
sistem C/S
dapat dikembangkan baik secara vertical maupun horizontal
- Integrity
Kode dan
data server diatur secara terpusat, sedangkan pada client tetap pada komputer
tersendiri.
Karakteristik sisi client (Client side)
- Selalu
memulai permintaan layanan
- Menunggu
dan menerima balasan dari server
- Biasanya
terhubung dengan server-server kecil dalam satu waktu
- Berinteraksi
langsung dengan pengguna akhir (end user) dengan menggunakan GUI (Graphical
User Interface).
Karakteristik
sisi server (Server Side)
- Pasif
- Menunggu
permintaan dari client
- Menerima
permintaan dari client, kemudian memproses permintaan tersebut dan memberikan
balasan / menjawab permintaan kepada client
- Biasanya
menerima koneksi dari sejumlah besar client
- Tidak
berinteraksi langsung dengan pengguna akhir
Keuntungan
Client-Server
Ada beberapa
keuntungan yang dapat kita ambil dari penggunaan manajemen data telematika
client server ini. Berikut adalah beberapa keuntungan tersebut :
1.
Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
2. Mudah
dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa
mengganggu client.
3. Semua
data disimpan di server Server dapat mengkontrol akses terhadap resources,
hanya yang memiliki autorisasi saja.
4. Tempat
penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit.
5. Mendukung
banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.
Kelemahan Client Server
Selain
memiliki kelemahan, penggunaan client server juga tentunya memiliki kelemahan.
Berikut adalah kelemahan-kelemahan tersebut :
1. Traffic
congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara
simultan, maka server akan overload.
2. Berbeda
dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest.
Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
3. Pada
client-server, ada kemungkinan server fail.
4. Pada P2P
networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih
ada node yang dapat meresponse request.
§ Manajemen
data Base sistem perangkat bergerak
Seiring
dengan berkembangnya komunikasi bergerak dengan cepat memberikan dorongan
kepada para operator layanan berlomba untuk memperkaya macam layanannya yang
tentunya agar dapat menambah pemasukan bagi perusahaanya.
Beberapa
contoh komunikasi data bergerak, misalnya untuk akses internet. Pengenalan WAP
(Wireless Application Protocol) telah menunjukkan potensi sebagai layanan
internet nirkabel/ WAP merupakan protocol global terbuka yang memungkinkan para
pengguna mengakses layanan-layanan on-line dari layar kecil pada telepon
genggam dengan menggunakan built-in browser. WAP bekerja pada berbagai
teknologi jaringan bergerak, yang memungkinkan pasar missal bagi penciptaan
layanan data bergerak.
Contoh dari
layanan bergerak adalah GPRS. GPRS merupakan sebuah sistem transmisi berbasis
paket untuk GSM yang menggunakan prinsip ‘tunnelling’. GPRS tidak menawarkan
laju data tinggi yang memadai untuk multimedia nayata, tetapi GPRS merupakan
kunci untuk menghilangkan beberapa batas pokok bagi layanan-layanan data
bergerak.
Beberapa
faktor yang menjadi pertimbangan bahwa GPRS merupakan teknologi kunci untuk
data bergerak :
1.
Memperkaya utility investasi untuk perangkat GSM yang sudah ada.
2. Merupakan
teknologi jembatan yang bagus menuju generasi ke 3.
3. Mampu
memanfaatkan kemampuan cakupan global yang dimiliki GSM.
4.
Menghilangkan atau mengurangi beberapa pembatas bagi akses data bergerak.
5. Memiliki
laju data sampai 115 kbps yang berarti dua kali lipat daripada koneksi ‘dial
up’ 56 kbps yang berlaku.
6.
Menampakan diri sebagai komunikasi yang ‘selalu’ terhubung sehingga memiliki
waktu sesi hubungan yang pendek dan akses langsung ke internet.
Karakteristik
manajemen database sistem perangkat bergerak :
- Memungkinkan
untuk menginstal di dalam embedded devices
- Replika
Data dan sinkronisasi ke Database perusahaan tradisiona
Manajemen
data base sistem perangkat bergerak
Open Service
Gateway Initiative (OSGi)
Open Service
Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan aplikasi interoperability
berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi merupakan system modul
dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal Middleware. Teknologi OSGi
menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk
pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software.
Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan peralatan yang
menggunakan platform Java dengan sangat hebat. Teknologi OSGi mengadopsi
keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya pengembangan
karena teknologi OSGi menyediakan subsistem komponen yang terintegrasi dari
pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga mengurangi biaya perawatan dan
memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan unik karena jaringan dapat
digunakan untuk update secara dinamik dan mengirimkan service dan aplikasi di
lapangan.
OSGi ARSITEKTUR
OSGi adalah sebuah set spesifikasi yang mendefinisikan sebuah komponen system dinamik untuk Java. Spesifikasi ini memungkinkan sebuah model pengembangan dimana aplikasi (secara dinamik) terdiri dari berbagai komponen yang berbeda. Spesifikasi OSGi memungkinkan komponen-komponennya untuk menyembunyikan implementasinya dari komponen lainnya ketika berkomunikasi melalui services dimana biasanya ketika hal ini berlangsung implementasi antar komponen dapat terlihat jelas. Model yang simple ini telah jauh mencapai efek dari segala aspek dari proses pengembangan software.
Lapisan OSGi
Definisi
a. Bundles :bundles adalah komponen OSGi yang dibuat oleh pengembang/developer.
b.
Services :lapisan
service menghubungkan bundles dalam sebuah jalan dinamik dengan menawarkan
model publish-find-bind untuk objek Java yang lama.
c. Life
Cycle :API
untuk menginstall, memulai, menghentikan, update dan menguninstall bundles.
d.
Modules :lapisan
yang menjelaskan bagaimana bundles dapat mengimport dan mengexport kode.
e.
Security :
Lapisan yang memegang aspek keamanan.
f. Execution Environment : menjelaskan class dan method apa yang ada di platform.
middleware telematika
Perangkat lunak middleware
adalah perangkat lunak yang terletak diantara program aplikasi dan
pelayanan-pelayanan yang ada di sistim operasi. Adapun fungsi dari middleware
adalah:
·
Menyediakan
lingkungan pemrograman aplikasi sederhana yang menyembunyikan penggunaan secara
detail pelayanan-pelayanan yang ada pada sistem operasi .
·
Menyediakan
lingkungan pemrograman aplikasi yang umum yang mencakup berbagai komputer dan
sistim operasi.
·
Mengisi
kekurangan yang terdapat antara sistem operasi dengan aplikasi, seperti dalam
hal: networking, security, database, user interface, dan system administration.
A.
Tujuan Umum Middleware Telematika
1. Middleware adalah S/W
penghubung yang berisi sekumpulan layanan yang memungkinkan beberapa proses
dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk saling berinteraksi pada suatu
jaringan.
2. Middleware sangat
dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke aplikasi client/server
dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda
3. Middleware yang paling
banyak dipublikasikan :
Open Software
Foundation’s Distributed Computing Environment (DCE)
Object Management Group’s Common Object Request
Broker Architecture (CORBA),
Microsoft’s COM/DCOM (Component Object Model)
B.
Lingkungan Komputasi Dari Middleware Telematika
Suatu lingkungan di mana sistem komputer digunakan.
Lingkungan komputasi dapat dikelompokkan menjadi empat jenis yaitu :
1.
Komputasi tradisional,
2.
Komputasi berbasis jaringan,
3.
Komputasi embedded,
4.
Komputasi grid.
Pada awalnya komputasi tradisional hanya meliputi
penggunaan komputer meja (desktop) untuk pemakaian pribadi di kantor atau di
rumah. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi maka komputasi tradisional
sekarang sudah meliputi penggunaan teknologi jaringan yang diterapkan mulai
dari desktop hingga sistem genggam. Perubahan yang begitu drastis ini membuat
batas antara komputasi tradisional dan komputasi berbasis jaringan sudah tidak
jelas lagi.
Lingkungan komputasi itu sendiri bisa diklasifikasikan
berdasarkan cara data dan instruksi programnya dihubungkan yang terdiri atas
empat kategori berikut ini :
1.
Single instruction stream-single data stream (SISD) : Satu prosesor dan biasa
juga disebut komputer sekuensial
2.
Single instruction stream-multiple data stream (SIMD) : Setiap prosesor
memiliki memori lokal dan duplikasi program yang sama sehingga masing-masing
prosesor akan mengeksekusi instruksi/program yang sama
3.
Multiple instruction stream-single data stream (MISD) : Data yang ada di common
memory akan dimanipulasi secara bersamaan oleh semua prosesor
4.
Multiple instruction stream-multiple data stream (MIMD) : Setiap prosesor
memiliki kontrol unit, memori lokal serta memori bersama (shared memory) yang
mendukung proses paralelisasi dari sisi data dan instruksi.
C.
Kebutuhan Middleware
Middleware adalah software
yang dirancang untuk mendukung pengembangan sistem tersebar dengan memungkinkan
aplikasi yang sebelumnya terisolasi untuk saling berhubungan. Dengan bantuan
middleware, data yang sama dapat digunakan oleh customer service, akuntansi,
pengembangan, dan manajemen sesuai kebutuhan. Middleware dapat juga berfungsi
sebagai penerjemah informasi sehingga setiap aplikasi mendapatkan format data
yang dapat mereka proses.
Middleware tersedia untuk
berbagai platform, dengan berbagai jenis. Jenis middleware yang umum
dikembangkan saat ini dapat dikelompokkan dalam lima kategori besar, salah
satunya adalah homegrown, yang dikembangkan khusus untuk kebutuhan internal
organisasi, model RPC/ORB (Remote Procedure Call/Object Request Broker),
Pub/Sub (Publication/Subscription), Message Queuing, dan TP (Transaction
Processing) Monitor.
Di Linux, banyak perusahaan
besar seperti IBM, BEA, dan Schlumberger yang sedang dan sudah mengerjakan
berbagai sistem middleware. Salah satu produk middleware IBM untuk
platform Linux adalah
BlueDrekar™. BlueDrekar™ adalah middleware berbasis spesifikasi Bluetooth™
untuk koneksi peralatan wireless di lingkungan rumah dan kantor. Produk
middleware ini menyediakan protocol stack dan berbagai API (Application
Programming Interfaces) yang dibutuhkan aplikasi berbasis jaringan. Diharapkan
adanya BlueDrekar™ di Linux ini akan mempercepat pertumbuhan aplikasi dan peralatan
berbasis Bluetooth™.
Contoh lain, BEA Tuxedo™
dari BEA System, sebuah middleware transaction processing monitor yang juga
mendukung model ORB, tersedia untuk berbagai platform, termasuk RedHat Linux.
BEA Tuxedo memungkinkan kombinasi pengembangan aplikasi dengan model CORBA dan
ATMI (Application-to-Transaction Monitor Interface). Sebuah aplikasi yang
dibuat untuk Tuxedo dapat berjalan pada platform apapun yang ditunjang oleh BEA
tanpa perlu modifikasi
dalam kode aplikasinya.
Dalam bidang kartu magnetis
(smart cards), Schlumberger adalah salah satu pengembang dan produsen CAC
(Common Access Card) dan middleware CAC-nya. Produk middleware ini yang diberi
nama CACTUS (Common Access Card Trusted User Suite), dapat berjalan di atas
Linux. memberi kemampuan koneksi pada level aplikasi ke kartu magnetis dan
fungsi-fungsi kriptografis.
ShaoLin Aptus adalah sebuah
middleware untuk Linux, yang mengubah jaringan PC menjadi sebuah arsitektur
jaringan komputer yang bersifat 'fit client'. Produk yang memenangkan 'IT
Excellence Awards 2002' di Hong Kong ini, mengembangkan konsep ' t h i n c l i
e nt' dengan memperbolehkan komputasi berbasis client. Shaolin Aptus membuat
banyak klien dapat menggunakan sistem operasi dan aplikasi yang tersimpan di
server melalui LAN secara transparan.
Saat ini, hampir seluruh
aplikasi terdistribusi dibangun dengan menggunakan middleware. Masih menurut
IDC, perkembangan segmen middleware terbesar akan terjadi dalam alat yang
membantu sistem manajemen bisnis. Hal ini terjadi untuk memenuhi permintaan
akan integrasi
aplikasi yang lebih baik.
Linux, didukung oleh bermacam produk middleware, memberikan pilihan sistem
operasi dan middleware yang stabil, dengan harga yang bersaing.
D.
Contoh-contoh Middleware
1. Java’s : Remote Procedure Call
Remote Procedure Calls
(RPC) memungkinkan suatu bagian logika aplikasi untuk didistribusikan pada
jaringan. Contoh :
· SUN RPC, diawali dengan network file system (SUN NFS).
· DCE RPC, sebagai dasar Microsoft’s COM.
Object
Request Brokers (ORBs)
memungkinkan objek untuk didistribusikan dan dishare pada jaringan yang
heterogen. Pengembangan dari model prosedural RPC, –Sistem objek terdistribusi,
seperti CORBA, DCOM, EJB, dan .NET memungkinkan proses untuk dijalankan pada
sembarang jaringan.
2. Object Management Group’s : Common, dan Object Request
Broker Architecture (COBRA)
3. Microsoft’s COM/DCOM (Companent Object Model), serta
4. Also .NET Remoting.
Subscribe to:
Comments (Atom)